Badan rokok elektrik: Dapat dibawa ke dalam pesawat, dilarang dimasukkan ke dalam bagasi (berisi baterai lithium, memasukkan ke dalam bagasi menimbulkan risiko keselamatan);
Baterai: Baterai lithium-ion harus dibawa dalam pesawat, dengan energi terukur ≤100Wh (semua baterai rokok elektrik biasa memenuhi persyaratan ini). Baterai yang melebihi 100Wh memerlukan permohonan terlebih dahulu kepada maskapai penerbangan; baterai cadangan harus dikemas secara individual untuk mencegah korsleting;
Cairan vape: Diklasifikasikan sebagai cairan, botol yang dibawa ke dalam kabin harus berukuran ≤100ml masing-masing, dengan volume total ≤1L, dan harus ditempatkan dalam kantong transparan yang disegel untuk pemeriksaan keamanan; tidak ada batasan volume untuk bagasi terdaftar, tetapi harus disegel untuk mencegah kebocoran.
Larangan utama: Penggunaan rokok elektrik dilarang di seluruh penerbangan (termasuk di toilet). Pelanggar dapat dikenakan sanksi.
Aturan Umum: Sebagian besar negara (seperti Eropa dan Amerika Serikat) mengizinkan rokok elektrik dan sejumlah cairan e-liquid yang wajar dalam bagasi kabin, tetapi melarang pemeriksaan baterai;
Negara-negara dengan pembatasan ketat: Singapura (melarang membawa dan menggunakan rokok elektrik, pelanggar akan didenda atau bahkan dipenjara), Thailand (melarang impor dan membawa rokok elektrik, disita jika ditemukan), Malaysia (melarang membawa produk rokok elektrik yang tidak sah);
Area dengan aturan lebih longgar: Amerika Serikat, negara-negara Uni Eropa (diizinkan membawa, beberapa penerbangan membatasi penggunaan), Jepang (barang bawaan harus dalam kemasan utuh, cairan e-liquid ≤200ml);
Saran praktis: Periksa situs web resmi bea cukai negara tujuan Anda sebelum bepergian untuk menghindari penahanan karena peraturan setempat.
Persyaratan kepatuhan: Rokok elektrik (perangkat, baterai, dan cairan elektronik) diperbolehkan dalam bagasi kabin, tanpa batasan kapasitas;
Pembatasan penggunaan: Penggunaan rokok elektrik dilarang di seluruh perjalanan (termasuk di toilet). Hanya rokok tradisional yang diperbolehkan di area merokok. Pelanggaran akan mengakibatkan peringatan atau bahkan denda;
Tips pemeriksaan keamanan: Tidak perlu melepas rokok elektrik secara terpisah saat melewati pemeriksaan keamanan; cukup bekerja sama dengan pemeriksaan rutin.
Mencegah Korsleting: Baterai cadangan harus ditempatkan dalam wadah pelindung khusus, atau elektrodanya harus dibungkus dengan pita isolasi (hindari kontak dengan benda logam seperti kunci dan koin);
Cegah Kerusakan: Jangan meletakkan baterai di kompartemen ransel atau saku celana, dan hindari menghancurkannya dengan benda berat;
Hindari Suhu Tinggi: Jangan letakkan baterai di dalam koper atau dasbor mobil yang terkena sinar matahari langsung, karena suhu tinggi dapat menyebabkan baterai membengkak.
Penyegelan: Setelah mengencangkan tutup botol e-liquid, bungkus lubang botol dengan plastik pembungkus, lalu masukkan ke dalam kantong tertutup rapat (pencegahan kebocoran ganda);
Catatan: Untuk perjalanan jauh, bawalah botol e-liquid berkapasitas kecil (≤100ml) untuk menghindari pemborosan akibat kebocoran;
Tempat Penyimpanan: Letakkan di kompartemen keras tas jinjing Anda, jauhkan dari benda tajam untuk mencegah botol pecah.
Perlindungan Bodi: Simpan dalam wadah keras (seperti kotak kemasan asli atau tas penyimpanan digital) untuk mencegah benturan yang dapat melonggarkan koil atomizer atau mengubah bentuk perangkat.
Penanganan Kumparan Atomizer: Sebelum perjalanan jauh, kumparan atomizer dapat dilepas dan disimpan secara terpisah (untuk mencegah residu e-liquid bocor ke dalam perangkat).
Pengorganisasian Aksesori: Kemas kabel pengisi daya, kumparan pengganti, dll., dalam tas berresleting untuk mencegah kusut atau hilang.
Mencegah Korsleting: Baterai cadangan harus ditempatkan dalam wadah pelindung khusus, atau elektrodanya harus dibungkus dengan pita isolasi (hindari kontak dengan benda logam seperti kunci dan koin);
Cegah Kerusakan: Jangan meletakkan baterai di kompartemen ransel atau saku celana, dan hindari menghancurkannya dengan benda berat;
Hindari Suhu Tinggi: Jangan letakkan baterai di dalam koper atau dasbor mobil yang terkena sinar matahari langsung, karena suhu tinggi dapat menyebabkan baterai membengkak.
Penyegelan: Setelah mengencangkan tutup botol e-liquid, bungkus lubang botol dengan plastik pembungkus, lalu masukkan ke dalam kantong tertutup rapat (pencegahan kebocoran ganda);
Catatan: Untuk perjalanan jauh, bawalah botol e-liquid berkapasitas kecil (≤100ml) untuk menghindari pemborosan akibat kebocoran;
Tempat Penyimpanan: Letakkan di kompartemen keras tas jinjing Anda, jauhkan dari benda tajam untuk mencegah botol pecah.
Perlindungan Bodi: Simpan dalam wadah keras (seperti kotak kemasan asli atau tas penyimpanan digital) untuk mencegah benturan yang dapat melonggarkan koil atomizer atau mengubah bentuk perangkat.
Penanganan Kumparan Atomizer: Sebelum perjalanan jauh, kumparan atomizer dapat dilepas dan disimpan secara terpisah (untuk mencegah residu e-liquid bocor ke dalam perangkat).
Pengorganisasian Aksesori: Kemas kabel pengisi daya, kumparan pengganti, dll., dalam tas berresleting untuk mencegah kusut atau hilang.